Powered By Blogger

Rabu, 26 Oktober 2011

sistem sosial budaya indonesia resume


Nama : Putri Oktarina
NIM : 07101002077
Jurusan : Sosiologi
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Mata Kuliah : Sistem Sosial Budaya Indonesia
Dosen Pengasuh : Dra. Rogaiyah. M.SI
Resume: Hubungan Sistem Sosial dan Sistem Budaya Indonesia
Sistem sosial budaya merupakan konsep untuk menelaah asumsi-asumsi dasar dalam kehidupan masyarakat. Pemberian makna konsep sistem sosial budaya dianggap penting karena tidak hanya untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan sistem sosial budaya itu sendiri tetapi memberikan eksplanasi deskripsinya melalui kenyataan didalam kehidupan masyarakat. Sistem merupakan pola-pola keteraturan , kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang saling berhubungan.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimilikibersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit termasuk sistem agam dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas. Sosial disini berarti segala sesuatu yang beraliran dengan sistem hidup bersama atau hidup bermasyarakat dari orang atau sekelompok yang didalamnya sudah tercakup struktur, organisasi, nilai-nilai sosial dan aspirasi hidup serta cara pencapaiannya.
Sistem budaya adalah suatu aturan yang mengatur budi dan akal manusia dalam satu kesatuan agar tetap teratur dan sejalan dengan budaya masing-masing daerah. Kehidupan masyarakat dipandang sebagai suatu sistem atau sistem sosial yaitu suatu keseluruhan bagian atau unsur-unsur yang saling berhubungan dalam satu kesatuan. Sebuah sistem sosial dalam kurun waktu tertentu dapat juga mengalamikonflik-konfliksosial yang bersifat visious circle. Meskipun integrasi sosial sulit mencapai kesempurnaan namun secara mendasar sistem sosial cenderung bergerak ke arah equilibrium yang bersifat dinamis. Menanggapi perubahan yang datang dari luar dengan kecenderungan memelihara agar perubahan yang terjadidi dalam sistem beserta akibatnya dapat diminimalisasikan.
Menurut Alvin L Bertrand, suatu sistem sosial terdapat pada:
  1. dua orang atau lebih
  2. terjadi interaksi antar mereka
  3. bertujuan
  4. memiliki stuktur, harapan bersama yang didomainnya..
Ciri utama sistem sosial yaitu menerima unsur-unsur dari luar (terbuka). Namun juga menimbulkan terjadinya ikatan antara unsur-unsur dengan unsur lainnya (internal) dan saling pertukaran antara sistem sosial itu sendiri dengan lingkungannya (eksternal). Dalam sistem sosial pada umumnya terdapat proses yang saling mempengaruhi. Menurut Margono Slamet, sistem soial dipengaruhi oleh ekologi, demografi, kebudayaan, kepribadian, waktu, sejarah dan latar belakang.
Pada dasarnya, perubahan-perubahan sosial timbul melalui tiga macam kemungkinan yaitu:
1. penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan oleh sistem sosial itu terhadap perubahan-perubahan yang datang dari luar (extra system change).
2. pertumbuhan melalui proses diferensiasi struktural dan fungsional dan
3. serta penemuan-penemuan baru oleh anggota-anggota masyarakat.
Faktor penting yang memiliki kekuatan mengintegrasikan sistem sosial adalah konsensus antar anggota masyarakat tentang nilai-nilai tertentu. Budaya di Indonesia pasti ada penggerak atau yang melakukan kegiatan kebudayaan tersebut, yaitu masyarakat Indonesia itu sendiri. Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehingga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam.

Tidak ada komentar: